100 Pantun Cinta Sejati Romantis Buat Ngerayu!

Iklan
Kumpulan Pantun Cinta Sejati Romantis Buat Ngerayu. Kata kata romantis buat kekasih? Dengan apapun bisa. Apalagi dengan pantun.

Dulu dikenal dengan pantun berkasih-kasihan. Isinya tentang cinta. Ada pula rindu. Bahkan patah hati.

Zaman sekarang kita menyebutnya pantun cinta. Dengan pantun cinta romantis ini kita merayu.

Tentu saja merayu kekasih. Bukan sembarang kekasih. Melainkan kekasih yang sah. Yakni yang telah diresmikan dengan cara menikah.

Mencari cinta sejati amatlah susah. Oleh karena itu, jangan mencari. Tetapi bentuklah cinta sejati itu.

Jangan pula menunggu. Melainkan menjemput.

Sesungguhnya kehilangan cinta sejati menyedihkan hati. Jagalah cinta itu. Ikatlah kuat-kuat. Maka engkaupun akan berbahagia.


Mencari Cinta Sejati

Cinta oh cinta. Selalu penuh misteri. Kemana harus kucari? Indahmu lebih dari batu permata.

Mencari cinta sejati. Menyusuri hari demi hari. Untuk menemukan kekasih hati.

Meskipun jauh tetap kujemput. Meskipun lama tetap kutunggu. Tiada lelah kumenanti. Menanti dirimu sepanjang hidup.

Duri bukan sembarang duri,
duri tajam setajam belati.
Cari bukan sembarang cari,
cari cinta yang sejati.
Orang asing di pelabuhan,
bingung tersesat tak tahu jalan.
Kepalaku pusing tidak karuan,
mikirin kamu abang pujaan.
Kalau dadu bilang dadu,
jangan katakan itu gundu.
Kalau rindu bilang rindu,
aku di sini juga menunggu.
Kalau memang kayu jati,
lebih kuat dari meranti.
Kalau memang cinta sejati,
jangan dipendam dalam hati.
Api panas tangan melepuh,
air kali kurang bersih.
Banyak jalan yang kutempuh,
demi dirimu duhai kekasih.
Bunga melati tempat kutilang,
anak Melayu membuat talam.
Cinta sejati semakin hilang,
susah dicari siang dan malam.
Kalau permata terlihat indah,
indah sekali bukan sekedar.
Kalau cinta katakan cinta,
jangan sampai cintamu pudar.
Ke mana kurcaci lari,
dari Selatan ke Utara.
Ke mana harus kucari
cinta sejati pelipur lara.
Baju basah dikeringkan,
satu peniti jatuh ke kolam
Meski susah kutemukan,
cinta sejati kan kuusahakan.


Menunggu Cinta Sejati Di Ujung Waktu

Pantun cinta sejati berikutnya tentang menunggu. Mengapa harus menunggu? Mungkin karena cinta itu belum datang. Datangnya tak tentu.

Bersabar adalah jawaban. Moga cinta itu datang. Biarlah ia dengan sendirinya menemukan dirimu.

kumpulan bait-bait pantun terbaik untuk merayu kekasih.
Cinta adalah inspirasi bagi pujangga, penyair, dan para filosof.
Bunga melati dari Trengganu,
bukit tinggi dari batu.
Sabar hati dalam menunggu,
datangnya cinta memang tak tentu.
Panas tungku membakar batu,
jalan ke puncak berliku-liku.
Kan kutunggu di ujung waktu,
kapankah cinta datang padaku.
Gempa kecil namanya lindu,
cahaya senja tampak redup.
Lama kupendam rasa rindu,
tuk seseorang pendamping hidup.
Kota lama di masa lalu,
biarkan saja usah diganggu.
Cinta lama telah berlalu,
cinta sejati yang kutunggu.
Kayu meranti jatuh melintang,
terputus jalan di pematang.
Pilu hati di waktu petang,
menunggu cinta tak kunjung datang.
Baju kusut bunga layu,
papan melekat karena dipaku.
Bukan maksud hati merayu,
tapi mungkin engkau jodohku.
Jauh terlihat pulau Jawa,
pulau jawa banyaklah rawa.
Engkaulah belahan jiwa,
tersambung tali ikatan jiwa.
Dari Siantara kue dihantar,
dari Timur mendapat jamu.
Tunggu sebentar tolong sabar,
cinta ini hanya untukmu.

Kehilangan Cinta Sejati Membuat Sedih

kumpulan pantun cinta sejati.
Menetes air mata karena kehilangan cinta sejati. 


Siapa yang tak sedihnya saat kehilangan cinta. Cinta adalah barang yang mewah. Tak semua orang memilikinya.

Apalagi yang hilang cinta sejati... Semakin sedih hati ini. Mungkin lebih sedih daripada cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Maka inilah beberapa bait rangkaian dari cinta sejati. Semoga bisa menambah kumpulan pantun sejati.

Dan inilah pantun cinta sejati bertemakan kehilangan cinta.

Bagaimana tumbuh melati,
kalau tertimpa oleh kayu.
Bagaimana hati tak sedih,
cinta bersemi kini layu.
Luka di bahu terasa pedih,
mata memandang kaki meniti.
Kehilanganmu membuatku sedih,
kemana harus kucari pengganti.
Jalan-jalan ke Pulau Bali,
singgah dulu di Banyuwangi.
Pergimu tiada kembali,
hilangmu tiada pengganti.
Atas kali ada jembatan,
simpang tiga ada titian.
Kesedihan ini menandakan,
cintaku padamu bukan mainan.
Tajam peniti pada ujungnya,
panas api pada bara.
Cinta sejati yang kupunya,
bila hilang hatiku sengsara.
Berteduh anak di bawah pohon,
kaki tersayat pisau sembilu.
Kepadamu aku memohon,
kembali padaku seperti dulu.
Ambil air di perigi,
untuk membasuh kweni.
Jika dirimu jauh pergi,
merenung diriku di kamar ini.
Terbit surya tanda pagi,
insan beriman siapkan diri.
Akankah kita bersama lagi,
merajut kisah cinta sejati.
Putik mekar daunnya layu,
kalung emas dalam saku.
Aku datang untuk merayu,
kembalilah engkau kepadaku.
Bintang berkerlip waktu malam,
betapa indah cahayanya.
Di lubuk hati yang paling dalam,
kudoakan agar kau bahagia.
Bila kering tiada berseri,
maka mati bunga melati.
Biarlah aku sedih sendiri,
mengenang kisah cinta sejati.


Pantun Cinta Sejati Merayu Kekasih

kumpulan pantun paling romantis untuk merayu.
Ungkapan cinta sejati melalu karya sastra, seperti pantun cinta. 

Inilah koleksi pantun cinta sejati untuk ngerayu. Pasti berbeda dengan pantun di atas.

Jika pantun di atas bersedih-sedih, pantun di bawah ini bernuansa romantis ria.

Mari rayu sang kekasih. Kekasih pujaan hati. Semoga cinta sejati semakin subur. Tumbuh indah bagaikan taman.

Kamu Adalah Yang Terindah

Jalan-jalan ke Tawangmangu,
beli roti enak rasanya.
Manis-manis senyumanmu,
galau di hati hilang seketika.
Syair puisi juga madah,
tulisan dari hati yang resah.
Engkau memang yang terindah,
dalam cinta menjalin kisah.
Kayu gelam kayu meranti,
kerasnya belum terganti.
Cintaku cinta sejati,
tetap setia sampai mati.
Kelapa hijau sedang diparut,
badan pegal akan diurut.
Jangan suka berwajah cemberut,
nanti monyong kaya curut.
Atas atap terbang gelatik,
malam hari amat sunyi.
Kamu tetap paling cantik,
dari dulu hingga kini.
Tubuh tua mulai renta,
mulai pudar pandangan mata.
Bagaimana tak jatuh cinta,
melihat gadis cantik jelita.
Titik hujan jatuh menimpa,
basahlah baju dan celana.
Hati rindu ingin berjumpa,
kepada gadis putih merona.
Berlari adik ke tengah halaman,
tupai makan di sela dahan.
Dekat denganmu terasa nyaman,
jauh darimu rindu tak tertahan.
Es serut kelapa merah,
minum segelas segar rasanya.
Jangan cemberut jangan marah,
nanti kamu cepat tua.
Burung dara terbang melayang,
hingga dulu di pohon tinggi.
Hati ini semakin sayang,
kepadamu kekasih hati.
Jika mentari sangat terik,
segelas air baik diminum.
Marah saja masih cantik,
apalagi kalau tersenyum.
Badan gerah keringatan,
hanya ada kacang pilus.
Mau marah aku persilahkan,
asalkan cinta jangan diputus.
Kalau wajah terlihat ketus,
wajah cerah kan terhapus.
Kalau cinta kita putus,
harapanku pasti pupus.
Pergi ke Barat ke Malaya,
naik perahu datang topan.
Cintamu ibarat cahaya,
menerangi diri yang kegelapan.
Pergi kondangan hari Kamis,
pengantin duduk beriringan.
Kau datang bagai gerimis,
basahi jiwaku yang kekeringan.
Anak kecil pandai menyelam,
anak rimba main di hutan.
Kasihku semakin dalam,
sedalam dasar sang lautan.
Kalau lihat buah ranum,
ingin tangan memetiknya.
Kalau lihat kamu tersenyum,
hatiku ini ikut bahagia.

Cinta Sejatiku Untuk Selamanya

pantun cinta paling romantis untuk ngerayu.
Daun yang melambangkan kata cinta. 


Dan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Inilah pantun cinta sejati untuk selamanya.

Dipersembahkan untuk semua pecinta pantun dimana saja.

Rumah gedung dari bata,
bunga melati di tengahnya.
Cinta bukan sembarang cinta,
cinta sejati untuk selamanya.
Bukan sambal bukan lalapan,
hanya jamu penguat badan.
Bukan gombal bukan rayuan,
kamu memang gadis idaman.
Sajak pilu dibuatkan,
oleh penyair kerajaan.
Sejak dulu kuimpikan,
kini telah jadi kenyataan.
Jatuh bendera di alang-alang,
tahu petis dari Balikpapan.
Hati gembira bukan kepalang,
gadis manis orangnya sopan.
Ujung jari apa untuk apa,
ujung jari banyak gunanya.
Setiap hari aku berdoa,
moga dirimu makin bahagia.
Kalau bodoh berupaya,
belajar terus sampai bisa.
Kalau jodoh tak kemana,
cukup berusaha dan berdoa.
Cahaya terik badan basah,
keringat mengucur amat derasnya.
Bukan hanya cantik pada wajah,
cantik dirimu jiwa dan raga.
Tahu gimbal enak dimakan,
dari Semarang kudapatkan.
Cinta gombal banyak berserakan,
cinta sejati susah didapatkan.
Hujan deras sudah berhenti,
jalan berlumpur membuat risih.
Mahligai cinta sudah menanti,
kedatanganmu duhai kekasih.
Indah sekali bunga selasih,
petik satu taruh di kursi.
Kutabur dengan beribu kasih,
agar dirimu nyaman di sisi.
Jalan¬-jalan ke Brastagi,
lihat gedung berwana putih.
Cobalah tersenyum lagi,
hati bahagia menatapmu kasih.
Selasih bukan acar bukan,
mengapa ada rasa haru.
Kekasih bukan pacar bukan,
tetapi mengapa ada cemburu?
Jika pergi ke utara,
tolong belikan satu kitiran.
Jika boleh aku bertanya,
mengapa kamu selalu di pikiran?
Burung camar makan kemumu,
terbang lalu menabrak pintu.
Jika di kamar teringat kamu,
jika bertemu hati tak menentu.

Pantun Cinta Sejati Romantis Untukmu

Untuk raja dipersembahkan,
raja senang tari-tarian.
Dengarlah duhai gadis dambaan,
diriku selalu terikat kerinduan.
Anak kecil meronta-ronta,
marah kepada ayah bunda.
Bukan emas bukan permata,
hanya cinta yang aku punya.
Insan tergoda rayuan dunia,
ke akhirat jua akhir pulangnya.
Memang aku orang tak punya,
tapi kasih cinta yang utama.
Rumah rapi sangat tertata,
setangkai bunga di atas meja.
Demi dirimu yang jelita.
rela kukorbankan apa saja.
Kue manis kue talam,
banyak dibuat tuk perayaan.
Bekerja keras siang malam,
agar dirimu dapat kebahagiaan.
Memandang langit tiada jemu,
bukit gersang berbatu-batu.
Izinkan diriku mencintaimu,
sepanjang masa sepanjang waktu.
Madah pujangga dari Kedah,
dalam buku madah terbawa.
Namamu sudah terukir indah,
dalam hati di lubuk jiwa.
Jangan lupa bersembahyang,
itulah tugas di dunia.
Wajahmu selalu membayang,
karena diriku jatuh cinta.

Pantun Cinta Sejati Jarak Jauh LDR

Jalan kota sungguh lebar,
naik kereta pelan-pelan saja.
Hai sayang apa kabar?
moga baik-baik saja.
Tabib hebat sedang meramu,
obat pahit dicampur gula.
Di sini lagi kangen kamu,
melamun mirip orang gila.
Beli baju warna ungu,
dengan hijau warna dipadu.
Semenjak jauh darimu,
aku tersiksa rasa rindu.
Malaka jauh di ujung sana,
pergilah dulu ke arah utara.
Kusangka cintaku biasa saja,
rupanya dalam bagai samudra.
Jika anak banyak meminta,
mungkin itu sebuah tanda.
Jika memang tak ada cinta,
mengapa rindu menggebu di dada?
Bayang-bayang di petakan,
dahan nangka dipatahkan.
Baiklah sayang aku katakan,
kangen padamu tak tertahankan.
Luas sawah dipandang mata,
kuning warnanya sudah merata.
Lebih mewah lebih berharga,
kau laksana emas dan permata.
Manis manis buah mangga,
segar terasa di ujung lidah.
Cintaku akan selalu kujaga,
tak kan hati jatuh tergoda.
Buah duku buah delima,
beli di pasar dekat rumah.
Hanya dirimu yang aku cinta,
dari dulu hingga selamanya.

Pantun Kasih Sayangku Tak Terbatas Waktu

Tahukah kamu apa yang paling penting dalam cinta? Ya, persahabatan.

Persahabatan laksana ikatan. Merengkuh dua jiwa menjadi satu.

Dan tahukah kamu apa yang menyuburkan tali persahabatan? Tentu saja kasih sayang.

Kasih sayang mendatangkan kenyamanan. Kasih sayang bisa melembutkan. Juga memberikan pada jiwa kehangatan.

Pada papan menancap paku,
papan rusak paku dibuang.
Karena kamu menerima cintaku,
kuberikan dirimu kasih sayang.
Loyang bukan sembarang loyang,
loyang dari sang pengantin.
Sayang bukan sembarang sayang,
sayang kamu lahir dan batin.
Tamborin gendang sudah ada,
baru datang dari kota.
Kemarin aku jatuh cinta,
kini saatnya memberi cinta.
Merah segar buah pepaya,
tak semerah buah naga.
Ingin kulihat engkau bahagia,
kuperjuangkan sekuat tenaga.
Kijang bermain dengan rusa,
kijang tutul dari Jawa.
Kupetiki resah gelisah,
dari dirimu duhai pemikat jiwa.
Tapanuli letaknya di Barat,
masih jauh dari Lahat.
Tak peduli perjuanganku berat,
kebahagiaanmu yang ingin kulihat.
Lembah hijau berpenghuni,
hanya saja masih sunyi.
Lama sudah cinta bersemi,
laksana bunga kembang mewangi.
Pendekar sakti suka bertanding,
sebulan sekali jadilah rutin.
Kapankah kita duduk bersanding,
berdua menjadi sepasang pengantin.
Bunga setangkai ada yang minta,
bambu betung dibuat tangga.
Ingin kurangkai bahtera cinta,
dalam taman rumah tangga.
Jauh kaki mengelana,
dari Sumatra ke pulau Jawa.
Rumah tangga yang sederhana,
namun penuh canda tawa.
Bukan emas bukan kelikir,
hanya jati yang diukir.
Jangan cemas jangan khawatir,
aku janji tak pernah mungkir.
Banyak sekali pantunnya. Itulah pantun terbaru dengan tema cinta sejati. Pantun cinta sejati romantis untuk ngerayu. Ngerayu istri, suami, ataupun kekasih hati.

Dengan nada romantis, pasti kamu terlihat manis. Dengan hati penuh cinta, pasti kamu makin mempesona.
Iklan